Minggu, 03 Maret 2013

Teori Ernestine Wiedenbach





                             
A.     Sejarah Ernestine Wiedenbach
 Ernestine Wiedenbach adalah seorang pemimpin yang dikenal dalam pengembangan teori dan perawatan maternal bayi. Pada tahun 1952 Ernestine ditetapkan menjadi direktur program kelulusan di perawatan kesehatan maternal bayi baru lahir, di Yale University School Of Nursing, yang dimulai pada tahun 1956. Ernestine Wiedenbach mengundurkan diri pada tahun 1966. Ia tidak pernah menikah dan meninggal di umur 97 tahun pada tanggal 8 maret 1998.

B.      Konsep Model Kebidanan Menurut Teori Ernestine Wiedenbach
Menurut Teori Ernestine Wiedenbach konsep model kebidanan dibagi menjadi 5, yaitu :
1.      The Agents
Empat elemen dalam ”clinical nursing” yaitu:
  filosofi,
  tujuan,
  praktik, dan
  Seni atau keterampilan
Selain itu Ernestine juga yakin bahwa ada 3 bagian esensial yang dihubungkan dengan filosofi keperawatan (Raleigh, 1989 dan Wiedenbach 1964):
a.    Menghargai atas kehidupan yang telah diberikan
b.      Menghargai sebuah kehormatan, suatu yang berharga, otonomi dan individualisme pada setiap orang
c.       Resolusi dalam menerapkan dinamisasi terhadap orang lain ( Raleigh, 1989 )
Filosofi yang dikemukakan adalah tentang kebutuhan ibu dan bayi yang segera, untuk mengembangkan kebutuhan yang lebih luas yaitu kebutuhan untuk persiapan menjadi orang tua.

2.      The Recipient
Perawat/bidan memberikan intervensi kepada individu disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan masing-masing ( Raleigh, 1989 ). Recipient meliputi wanita, keluarga, dan masyarakat. Perempuan menurut masyarakat oleh masyarakat tertentu tidak mampu memenuhi kebutuhannya. Wiedenbach sendiri berpandangan bahwa recipient adalah individu yang berkompeten dan mampu melakukan segalanya sendiri, sehingga bidan/perawat memberi pertolongan hanya apabila individu tersebut mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya sendiri.

3.     The Goal/Purpose
Tujuan dari proses keperawatan adalah membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Konsep Wiedenbach tujuan akhir dari perawatan “ sebuah ukuran atau tindakan yang diperlukan dan diinginkan seseorang dan berpotensi untuk merubah atau memperpanjang kemampuan seseorang tersebut untuk mengatasi keterbatasan “ ( Danko et al., 1989 cite Wiedenbach’s ( 1964).
Disadari bahwa kebutuhan masing-masing individu perlu diketahui sebelum menemukan goal. Bila sudah diketahui kebutuhan ini, maka dapat diperkirakan goal yang akan dicapai dengan mempertimbangkan tingkah laku fisik, emosional atau psikologis yang berbeda dari kebutuhan yang biasanya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu dengan memperhatikan tingkah laku fisik, emosional atau psikologis. Untuk bisa mengidentifikasi kebutuhan pasien, bidan/perawat harus menggunakan mata, telinga, tangan, serta pikirannya.

4.      The Means
Untuk mencapai tujuan dari asuhan kebidanan Wiedenbach menentukan beberapa tahap yaitu  a.       Identifikasi kebutuhan klien
b.      Ministration, yaitu memberikan dukungan dalam pencarian pertolongan yang dibutuhkan
   c.      Validation, mengecek apakah bantuan yang diberikan merupakan bantuan yang  dibutuhkan
d.      Coordination, koordinasi sumber-sumber yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pasien
Untuk bisa membantu pasien, perawat/bidan harus mempunyai :
a.       Pengetahuan, untuk bisa memahami kebutuhan pasien
b.      Penilaian, kemampuan pengambilan keputusan
c.       Ketrampilan, kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pasien

5.      Framework
Yaitu kerangka kerja yang terdiri dari lingkungan sosial, organisasi, dan profesional.


C.     Tahap-Tahap Untuk Mencapai Tujuan Asuhan Kebidanan
            Dalam pencapaian tujuan, seseorang bidan memerlukan pengetahuan, keadilan, dan ketrampilan. Untuk mencapai tujuan dari asuhan kebidanan, Wiedenbach menentukan beberapa tahap yaitu :
a.       Identifikasi kebutuhan klien
b.      Ministration, yaitu memberikan dukungan dalam pencarian pertolongan yang dibutuhkan
c.       Validation, mengecek apakah bantuan yang diberikan merupakan bantuan yang dibutuhkan
d.      Coordination, koordinasi sumber-sumber yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pasien.


BY KEL III :  -BQ. ZIADATUL FAHMI      -EVA ANGEL HARDIA
-FITRI MARIYANTI             -JUMAYANTI                       
-LISA DESI HAPSARI          -MARIA ADE IRMA KUE
-SRI HANDAYANI

10 komentar:

  1. Assalamu'alaikum ..
    kami Ami dan ayuk dari kelompok 2 ingin bertanya
    tolong jelaskan dan berikan contohnya Empat elemen dalam ”clinical nursing” yaitu:
     filosofi,
     tujuan,
     praktik, dan
     Seni atau keterampilan
    terimakasih :)

    BalasHapus
  2. salam sejahtera,, kami dari klompok 1
    mau bertanya: Didalam The Framework terdapat 5 klompok yang digambarkan dalam bagian:
    (di dalam modul hal 35 disebutkan hanya empat terus yang satunya apa??? :):P) terus mohon penjelasannya dan kenapa di blog tidak dijelaskan sehingga kami tidak dapat memahaminya untuk point no.5 ini . Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas pertanyaannya:
      mb titin,,,dalam framework terdapat 5 kelompok yang di gambarkan dalam bagian,
      maksudnya keempat point yang di sebutkan di hal 35 itu bagian itu mewakili kelima kelompok bukan tiap kelompok mewakili satu point...bisa di fahami kan :p...
      mohon maaf juga tidak di jelaskan karena mungkin dalam point itu tidak terlalu sulit untuk di fahami jadi tidak di jelaskan....

      Hapus
  3. assalamualaikum,,
    kami ariesta claudia dan davitri ingin bertanya tentang Framework
    Yaitu " kerangka kerja yang terdiri dari lingkungan sosial, organisasi, dan profesional.".. yang dimaksud dari kalimat tersebut itu bagaimana,, dan berikan contohnya,, maturnuwun...:*

    BalasHapus
  4. assalamu'alaikum
    kami meti purwanti & ana amalia dari kel.5.
    disini kami mau menanyakan, teori Ernestine Wiedenbach yang menyatakan bahwa Perempuan menurut masyarakat oleh masyarakat tertentu tidak mampu memenuhi kebutuhannya. Wiedenbach sendiri berpandangan bahwa recipient adalah individu yang berkompeten dan mampu melakukan segalanya sendiri ?
    berikan pendapat kalian tentang masalah tersebut ?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas pertanyaannya mba, kami coba menjawab pertanyaan dari mba"

      menurut pendapat kami:
      1).Perempuan menurut masyarakat oleh masyarakat tertentu tidak mampu memenuhi kebutuhannya?
      jawab : kita kembali melihat dari segi agama..
      firman Allah dalam Q.S. An-Nisaa' ayat 34 : menyatakan bahwa "Laki-laki adalah pemimpin kaum wanita, karena diberi kodrat memimpin oleh Allah. Kodrat yang Allah berikan ini merupakan kelebihan laki-laki dari perempuan. Oleh karena itu, sudah menjadi ketetapan Allah bahwa orang yang bertanggung jawab memimpin di dalam rumah tangga adalah suami. Selain itu, para suami diwajibkan memberi nafkah kepada istri dan anak-anaknya. Adanya kodrat dan kewajiban semacam ini berarti menuntut adanya kemampuan pihak laki-laki untuk memimpin istri dan anggota keluarganya dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam mendidik anak-anak.
      2).Individu yang berkompeten dan mampu melakukan segalanya sendiri adalah orang memiliki kesabaran dalam melayani orang yang tengah menderita penyakit yang tercermin dalam perilaku caring atau kasih sayang/cinta.
      Lebih lanjutnya memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar, jujur, rendah hati,rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain.sekian dan terimakasi :)

      Hapus
  5. ralat ariesta dan davitri yang bertanya di atas dari kel 1,, makasih..

    BalasHapus
  6. wasalamualaikum..wr..wb
    baik trimakasih atas pertanyannya untuk kel 2.. kami akan mencob menjawab pertanyaannya :)

    @filosofi :sesuatu yang memotivasi perawat untuk bertindak dengan berbagai cara.
    contoh : seorang perawat memberikan asuhan kebutuhan ibu dan bayi yang segera,untuk mengembangkan kebutuhan yang lebih luas yaitu kebutuhan untuk persiapan menjadi orang tua.
    Menghargai atas kehidupan yang telah diberikan
    Menghargai sebuah kehormatan, suatu yang berharga, otonomi dan individualisme pada setiap orang

    @tujuan :apa yang diinginkan perawat untuk menyelesaikan apa yang dilakukannya.
    contoh :membantu orang yang membutuhkan pertolongan, pemberian asuhan yang ditujukan ke arah yang baik dari keseluruhan pasien.seperti konseling

    @praktik :keperawatan yang mempengaruhi kepercayaan dan perasaan tentang menemukan kebutuhan pasien yang ditemukan.
    contoh : seorang tenaga kesehatan dalam memberikan penjelasan mengenai kebutuhan pasien harus mampu meyakinkan pasien dengan bukti yang nyata. misalnya melakukan tes golongan darah dll.

    @seni/keterampilan :mengerti apa yang pasien butuhkan dan perhatikan, mengembangkan cita-cita dan tindakan untuk meningkatkan kemampuan / kesehatan pasien dan memberikan aktivitas yang berhubungan dengan rencana pengobatan agar dapat lebih meningkatkan kesehatan pasien.
    contoh : seorang bidan yang memberikan ANC pada ibu hamil

    BalasHapus
  7. wa'alaikumsalam wr..wb..
    trimakasi atas pertanyaan yang cukup menarik,, kami akan mencoba mencoba menjawab pertanyaanya mb davitri dan mb ariesta mewakili kelompok 1 :
    Framework
    pertanyaanya yaitu framework: kerangka kerja yang terdiri dari lingkungan sosial, organisasi, dan profesional.maksudnya disni iyalah kalau menurut saya : seorang bidan atau perawat dalam framework atau kerangka kerjanya harus mampu mengimplemetasikan diriny sesuai lingkungan disekitarnya dan mamapu berorganisasi yang sesuai dengan tujuan dan dan kebutuhan dari pasien atau klien sehingga dituntut untuk memiliki kemampuan yang propesional untuk mencapai kerangka kerja yang di susun sesuai presedur atau rencana dan ancangan dari pihak tenaga kesehatan yang bersangkutan tersebut(bidan).
    contohnya : misal seorang bidan desa yang melakukan penyuluhan di desa tersebut.
    sekian smoga bisa dimengerti dari penjelasa diatas, dan kurg lebihnya mohon maaf :) trimakasih

    BalasHapus
  8. tambaha contohnya untuk kelompok 1 : bidannya mengikuti anggota PKK. Bidan memperanserti rtakan dirinya dlm kegiatan yang diadakan yg ada didesa tersebut speRTI PKK.

    BalasHapus